WELLCOME TO MY SIMPLE BLOG. PELASE ENJOY IT... ....!!!

Selasa, 18 November 2014

Siswa SMK Al MUHSIN Belajar Mem-Batik (Bagian 2)

Sore para B-WAL...
Jogja mendung nih, udah seminggu ini hujan terus tiap siang-sore nya...jadi g bisa banyak aktvitas diluar. Sesuai dengan janji saya pada postingan sebelumnya (Siswa SMK Al MUHSIN Belajar Mem-Batik Bagian 1), kali ini akan saya lanjutkan posting pembelajaran SENI-BUDAYA dengan materi proses membatik SMK SMART AL MUHSIN.

The Wonderful Yogyakarta

Bagi yang pernah berpelesir ke Daerah Istimewa Yogyakarta, pasti mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Sudah ratusan - bahkan ribuan - wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang mengakui hal itu. Bahkan, beberapa bulan yang lalu saya bertemu dengan salah seorang wisatawan asing asal Australia di Candi Ratu Boko. Beliau pun mengatakan hal yang demikian, bahwa Ngayogyakarta Hadiningrat adalah destinasi wisata yang benar-benar pure, masih asli dan warganya Ramah-ramah. Bahkan, ia bercerita bahwa telah merekomendasikan "Kota Pelajar" tersebut kepada teman-temannya di Australia sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika berlibur ke Indonesia. Betapa bangganya saya waktu itu - walau bukan warga asli Jogja - mendengar penuturan jujur nan memikatnya.

Kamis, 30 Oktober 2014

Siswa SMK Al MUHSIN Belajar Mem-Batik (Bagian 1)

Selamat pagi para B-WAL (Blog Walker) di seluruh penjuru dunia...gimana kabar hari ini?? semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Ameen...

Pagi ini tiba-tiba penyakit saya kumat, penyakit dengan kode "Sregep berangkat sekolah pagi-pagi". Begitu tiba di sekolah, buka-buka komputer 'keramat' dan berhasil menemukan beberapa foto unik nih. Foto aktivitas siswa selama proses pembelajaran di sekolah, lebih tepatnya mapel Seni-Budaya. Berhubung sekolah kami sudah menerapkan Kurikulum 2013 - ciiiiieee,,, sombong dikit - pembelajaran lebih dititikberatkan pada keaktifan siswa, baik mencari informasi maupun dalam hal meningkatkan skill mereka dengan cara memberikan banyak praktek dalam pelajaran.  

Percaya atau tidak, memang itulah yang menjadi faktor perubahan serta pembeda yang signifikan antara KTSP dan K-13 (sok tau :D). Berhubung pelajaran Seni Budaya yang diampu langsung oleh Ibu Kepala Sekolah, Gusti Kanjeng Mami Susi Handayani S.Sn (piiiiisss Kanjeng Mami :D) merupakan salah satu cara memperkenalkan serta melestarikan dan mengembangkan kreatifitas dan warisan Nusantara, pembelajaran tersebut lebih tepat jika diterapkan menggunakan model pembelajaran PjBL (Project Basic Learning) atau Pembelajaran berbasis proyek/kegiatan. Dalam model pembelajaran ini, siswa diarahkan untuk melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar (copas dari slide pembicara K-13). hehehehe....

Selasa, 28 Oktober 2014

Workshop Kurikulum 2013 SMK SMART AL MUHSIN

Huuuuuuffhhtt,,,,,,

Setelah lama g buka blog, jadi kangen nih...
Ternyata, sudah sekian lama blog saya 'nganggur' dan 'terbengkalai'. Tapi itu bukan masalah, saatnya menghidupkan kembali sesuatu yang hampir mati...

Jumat, 19 April 2013

HAMENGKU BUWONO III (Raden Mas Surojo)

        Raden Mas Surojo, putra Hamengkubuwana II yang lahir pada tanggal 20 Februari 1769. Pada bulan Desember 1810 terjadi serbuan tentara Belanda terhadap Keraton Yogyakarta sebagai kelanjutan dari permusuhan antara Hamengkubuwana II melawan Herman Daendels.

Hamengkubuwana II diturunkan secara paksa dari takhta. Herman Daendels kemudian mengangkat Raden Mas Surojo sebagai Hamengkubuwana III berpangkat regent, atau wakil raja. Ia juga menangkap dan menahan Pangeran Notokusumo saudara Hamengkubuwana II di Cirebon.

Pada tahun 1811 Inggris berhasil merebut jajahan Belanda terutama Jawa. Kesempatan ini dipergunakan oleh Hamengkubuwana II untuk naik takhta kembali dan menurunkan Hamengkubuwana III sebagai putra mahkota. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 28 Desember 1811.

Kemudian terjadi permusuhan antara Hamengkubuwana II melawan Thomas Raffles, yaitu kepala pemerintahan Inggris di Jawa. Pertempuran terjadi di Keraton Yogyakarta, di mana Thomas Raffles membuang Hamengkubuwana II ke Pulau Penang, dan mengangkat kembali Hamengkubuwana III sebagai raja.

Jumat, 13 April 2012

SULTAN HAMENGKU BUWONO II (RADEN MAS SUNDORO)

Sri Sultan Hamengkubuwana II (lahir 7 Maret 1750 – meninggal 3 Januari 1828 pada umur 77 tahun) adalah raja Kesultanan Yogyakarta yang memerintah selama tiga periode, yaitu 1792 - 1810, 1811 - 1812, dan 1826 - 1828. Pada pemerintahan yang kedua dan ketiga ia dikenal dengan julukan Sultan Sepuh.

Riwayat Masa Muda

Nama aslinya adalah Raden Mas Sundoro, putra Hamengkubuwana I, Ia dilahirkan tanggal 7 Maret 1750 saat ayahnya masih menjadi Pangeran Mangkubumi dan melakukan pemberontakan terhadap Surakarta dan VOC. Ketika kedaulatan Hamengkubuwana I mendapat pengakuan dalam perjanjian Giyanti 1755, Mas Sundoro juga ikut diakui sebagai Adipati Anom.

Pada tahun 1774 (atau tahun Jawa 1700) terjadi kegelisahan di kalangan Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta akibat mitos akhir abad, bahwa akan ada sebuah kerajaan yang runtuh. Dalam kesempatan itu, Mas Sundoro menulis kitab Serat Suryaraja yang berisi ramalan bahwa mitos akhir abad akan gugur karena Surakarta dan Yogyakarta akan bersatu di bawah pemerintahannya. Naskah tersebut sampai saat ini dikeramatkan sebagai salah satu pusaka Keraton Yogyakarta.

SULTAN HAMENGKU BUWONO I (RADEN MAS SUJANA)

Sri Sultan Hamengkubuwana I (lahir di Kartasura, 6 Agustus 1717 – meninggal di Yogyakarta, 24 Maret 1792 pada umur 74 tahun) merupakan pendiri sekaligus raja pertama Kesultanan Yogyakarta yang memerintah tahun 1755 - 1792.

Asal-Usul

Nama aslinya adalah Raden Mas Sujana yang setelah dewasa bergelar Pangeran Mangkubumi. Ia merupakan putra Amangkurat IV raja Kasunanan Kartasura yang lahir dari selir bernama Mas Ayu Tejawati pada tanggal 6 Agustus 1717.

Pada tahun 1740 terjadi pemberontakan orang-orang Cina di Batavia yang menyebar sampai ke seluruh Jawa. Pada mulanya, Pakubuwana II (kakak Mangkubumi) mendukung pemberontakan tersebut. Namun, ketika menyaksikan pihak VOC unggul, Pakubuwana II pun berubah pikiran.

Pada tahun 1742 istana Kartasura diserbu kaum pemberontak. Pakubuwana II terpaksa membangun istana baru di Surakarta, sedangkan pemberontakan tersebut akhirnya dapat ditumpas oleh VOC dan Cakraningrat IV dari Madura.

Sisa-sisa pemberontak yang dipimpin oleh Raden Mas Said (keponakan Pakubuwana II dan Mangkubumi) berhasil merebut tanah Sukowati. Pakubuwana II mengumumkan sayembara berhadiah tanah seluas 3.000 cacah untuk siapa saja yang berhasil merebut kembali Sukowati. Mangkubumi dengan berhasil mengusir Mas Said pada tahun 1746, namun ia dihalang-halangi Patih Pringgalaya yang menghasut raja supaya membatalkan perjanjian sayembara.

Selasa, 07 Februari 2012

7 KEAJAIBAN DUNIA

Sekelompok murid geografi sedang mempelajari "Tujuh Keajaiban Dunia." Di awal pelajaran, mereka diminta untuk menuliskan apa yang mereka pikirkan tentang "Tujuh Keajaiban Dunia." Sebagian besar murid menulis:
 1. Piramida2. Taj Mahal
3. Tembok Besar China4. Menara Pisa
5. Angkor Wat
6. Menara Eiffel
7. Kuil Parthenon


Saat mengumpulkan tulisan murid-murid, sang guru memperhatikan seorang murid, seorang gadis pendiam, gadis itu tidak menulis apapun. Lalu, sang guru bertanya apakah ia memiliki masalah dengan daftarnya.
Si gadis menjawab, "Ya, sedikit. Aku tidak bisa memilih karena sangat banyak."
Sang guru berkata, "Baiklah, katakan apa yang ada di pikiranmu dan mungkin aku bisa membantu."
Si gadis diam sejenak, kemudian ia menulis, "Aku pikir, tujuh keajaiban dunia adalah..."

1. Aku bisa melihat...
2. Aku bisa mendengar...
3. Aku bisa menyentuh...
4. Aku bisa berjalan...


Ia diam lagi, dan kemudian melanjutkan,

5. Aku bisa tertawa...
6. Aku bisa merasakan...
7. dan, aku bisa mencintai...


Kelas itu langsung sunyi seketika... Kita dapat dengan mudah memuji sesuatu di luar diri kita dan menyebutnya "keajaiban". Tetapi, ketika kita melihat kembali apa yang sudah Tuhan karuniakan kepada kita, kita menyebutnya "biasa saja".

SALLY dan KEAJAIBAN

Sally berumur 8th ketika dia mendengar orangtuanya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, George yg menderita sakit parah. Hanya operasi yang sangat mahal yang bisa menyelamatkannya, tapi mereka tak punya biaya.

Sally mendengar ayahnya berkata,“Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya”.

Sally mengambil celengan dari tempat persembunyiannya, lalu dikeluarkannya semua isi celengan ke lantai & menghitung semua uangnya. Dengan membawa uang, Sally menyelinap keluar dan pergi ke apotik.

“Apa yang kamu perlukan?” tanya apoteker “Saya mau bicara mengenai adikku, Dia sakit & saya mau membeli keajaiban” jawab Sally

“Apa yang kamu katakan?

“Ayahku mengatakan hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan jiwanya. Jadi berapa harganya?”

“Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil”

“Saya punya uang. Katakan saja berapa harga keajaiban?”

Minggu, 15 Januari 2012

KITAB RIYADH AL-SHALIHIN DAN PESANTREN


I.      Pendahuluan
Hadis yang merupakan sumber ajaran Islam nomer dua setelah al-Qur’an, telah dikaji semenjak masa awal Islam hingga sekarang. Tidak hanya umat Islam sendiri yang tertarik, sarjana nonMuslimpun – orientalis – tertarik untuk mengkajinya. Untuk menjaganya, para ulama mulai mengumpulkan hadis-hadis yang “berceceran” dan disatukan dalam kitab musnad, sunan dan mu’jam-mu’jam. Di antara para ulama yang memberikan perannya dalam menjaga dan menulis hadis adalah Imam Abu Zakariyā’ Yahyā Ibn Syarifudin al-Nawāwī (631-676 H), yang termasuk dalam jajaran ulama besar di abad ke-7 Hijriah. Beliau memiliki hasil karya yang banyak dan bermanfaat dalam pembahasan yang beraneka ragam, karya-karya beliau telah mendapatkan pujian dan sanjungan serta perhatian yang besar dari para ulama sehingga mereka mempelajari, mengambil faedah dan menukil dari karya-karya beliau tersebut.
Salah satu karya beliau yang cukup populer adalah kitab Riyādhus Shālihīn. Hampir seluruh kaum muslimin di seluruh dunia mengkaji dan membaca kitab al-Nawāwī ini, tidak terkecuali Indonesia dengan pendidikan pondok pesantren-nya juga ikut andil. Kitab ini cukup ringkas, tetapi isi kandungannya banyak memberikan pelajaran, dan nasihat dari Rasulullah SAW.
            Dalam makalah ini penulis berusaha mendeskripskan sosok al-Nawawi dan Kitabnya tersebut, serta segala hal-hal yang berkaitan dengannya, baik dari sejarah penulisan, metode dan sistematika terhadap kitab tersebut. Dan tidak lupa pula penulis mencoba meneliti seberapa besar penyebaran kitab tersebut dengan meneropong penggunaan kita tersebut di beberapa pesantren Indonesia. Sample yang diambil adalah pondok-pondok penerima PBSB (Program Beasiswa Santri Berprestasi) UIN Sunan Kalijaga karena lebih mudah di akses dan dirasa cukup mewakili bebeapa wilayah di Indonesia.

Sabtu, 14 Januari 2012

John Titor Seorang Penjelajah Waktu, Manusia Masa Depan

Seseorang yang mengaku dari tahun 2036 datang ke tahun 2000 untuk memposting di forum internet, mengaku sebagai prajurit Amerika di tahun 2036 mengemban misi ke tahun 1975 untuk mengambil komputer portable pertama di dunia, yaitu IBM 5100, dan mampir di tahun 2000-2001 untuk melihat keluarganya. Adapun pro dan kontra terhadap orang ini di forum menjadi topik hangat saat itu, karena dia dapat membuktikan hal-hal yang akan terjadi di masa dpn, dia juga mengupload foto mesin waktu nya, cara kerjanya, dan juga menyebarkan formula ilmiah mesin waktu tersebut di forum.

Beberapa orang di forum mulai memberondong John Titor dgn beragam pertanyaan, kesimpulan yang di dapat bahwa John Titor adalah orang yg cerdas dan mempunya ilmu pengetahuan science yg mendalam, meski John mengaku spesialisasi di History bukan di bidang komputer maupun science.

Jumat, 13 Januari 2012

KISAH SEGELAS SUSU

Suatu hari, seorang anak miskin yang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya merasa sangat lapar, tapi dia hanya mempunyai uang satu sen. Ia pun memutuskan untuk minta makan di rumah berikutnya, namun segera kehilangan keberaniannya ketika seorang gadis cantik telah membukakan pintu. Sebagai gantinya anak ini minta air.

Gadis itu melihat bahwa anak kecil tersebut tampak kelaparan, ia lalu membawakannya segelas besar susu. Anak itu pun meminumnya perlahan-lahan.

“Berapa harus keubayar segelas susu ini?” kata anak itu.
“Kau tidak harus membayar apa-apa,” jawab si gadis. “Ibu melarangku menerima pembayaran atas kebaikan yang ku lakukan.”
“Bila demikian, kuucapkan terima kasih banyak dari lubuk hatiku.”

KESABARAN: AYAH, ANAK dan BURUNG GAGAK

Di suatu sore hari pada suatu desa kecil, ada seorang yang sudah tua duduk bersama anak nya yang masih muda yang baru saja diwisuda akan kelulusannya pada perguruan tinggi ternama di kota itu. Mereka duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka.

Saat mereka berbincang-bincang, datang seekor burung hinggap di ranting pohon. Si ayah lalu menuding jari ke arah burung itu sambil bertanya,
“Nak, apakah benda hitam itu?” “Burung gagak”, jawab si anak.

Ayah mengangguk-anggukkan kepala, namun tak berapa lama kemudian, ayah mengulangi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu menjawab dengan sedikit keras.
“Itu burung gagak, Ayah!”

IBU, Malaikat Penjaga

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka, ia bertanya kepada Tuhan. "Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?"
.
Tuhanpun menjawab. "Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu."


Si kecil bertanya lagi, 'Tapi, disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa,kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia."


Kasih Sayang Seorang Ibu

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya
Suaminya sudah lama meninggal karena sakit
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi

Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi

Kisah Mendorong Batu


Seorang laki-laki sedang tertidur di bawah pohon besar. Kemudian dia bermimpi ada cahaya terang mendatanginya. Dia bermimpi bertemu Tuhan.

Tuhan berkata kepadanya bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukannya. Lalu Tuhan menunjukkan kepadanya sebuah batu besar di depan pondoknya. Tuhan menjelaskan bahwa ia harus mendorong batu itu dengan seluruh kekuatannya.

Kisah Wortel, Telur dan Kopi

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.
Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.

Minggu, 08 Januari 2012








Contact Us Form
Anda bisa menghubungi saya melalui Form ini atau:

HADIS TENTANG KEWAJIBAN BERWUDHU


A.    Pendahuluan
Islam merupakan agama yang sempurna. Islam datang di tengah kaum yang dianggap paling bobrok akhlaknya di masa itu. Segala bentuk kejahatan dan kemusyrikan ada pada mereka. Rasulullah di utus untuk bangsa tersebut agar dapat merubah pola kehidupan yang jauh menyimpang tersebut dengan membawa risalah-risalah yang penuh makna. Salah satu ajaran yang dibawa adalah shalat yang digunakan sebagai media untuk berkomunikasi dengan Allah. Namun shalat tidak akan diterima jika orang yang mengerjakannnya masih dalam keadaan “kotor”. Oleh karena itulah wudhu menjadi sebuah rangkaian wajib sebelum melaksanakan shalat.
Banyak hadis yang menceritakan dan memberikan petunjuk tentang tata cara berwudhu dengan baik dan benar. Namun dalam kajian kali ini akan difokuskan kepada hadis yang menerangkan kewajiban berwudhu bagi orang yang hendak melaksanakan shalat sedangkan ia masih dalam keadaan berhadas.
Ṣaḥīḥ al-Bukhārī no.6440, Kitab al-Ḥiyal, Bab Fi al-Ṣalāh
حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ نَصْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Ishaq telah menceritakan kepadaku bahwa ‘Abd al-Razzaq mengisahkan kepada kami dari Ma’mar dari Hammam bin Munabbih dari Abu Hurairah dari Nabi saw. beliau bersabda: “ Allah tidak akan menerima shalatnya seseorang diantara kamu apabila ia sedang dalam keadaan berhadats hingga ia berwudhu”.
Dalam kajian ringkas ini, penulis akan meneliti hadis tersebut dari dua aspek, internal (matn) dan eksternal (sanad). Dan berupaya mengkontestualisasikannya dengan kondisi sekarang yang telah jauh berbeda dari masa awal hadis tersebut diucapkan.

KONSEP DOA DALAM AL-QUR`AN By Ahmad Zarkasyi


A.    Pendahuluan
Al-Qur`an merupakan sumber utama perundang-undangan dalam Islam sekaligus sebagai pedoman, penuntun, guidelines abadi bagi seluruh ummat Islam dan siapapun yang mengimaninya. Oleh karena itu, sebagai konsekwensi logis, setiap orang yang beriman, berkewajiban untuk menjalankan segala perintah di dalam al-Qur`an. Adapun salah satu hal yang diajarkan al-Qur`an adalah tuntunan untuk berdoa.
Term doa telah banyak diketahui oleh masyarakat. Berbagai literatur telah banyak memberikan informasi terkait dengan doa. Akan tetapi, pemahaman yang diberikan cenderung mengartikan kata “doa” hanya sebagai permohonan. Terlebih bila dihubungkan dengan “terkabulnya doa”, maka hal ini hanya akan menjelaskan pengertian doa serta terkabulnya doa dari salah satu sisinya. Implikasinya, informasi yang diberikan belum memberikan pemahaman yang  menyeluruh terhadap term doa yang multimakna tersebut.
Dengan demikian, tulisan ini berusaha untuk memberikan informasi mengenai variasi makna doa, serta memberikan penjelasan ringkas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan doa. Semoga tuliasan ini diridhai oleh Allah swt.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...